Yuk, Berani Menjadi MC!

MC Malang Suantee Sayang 2015Penulis saat menjadi MC saat event Malang Suantee Sayang 2015

Menjadi seorang MC (Master of Ceremony) atau biasa juga disebut dengan pembawa acara rasanya gampang-gampang susah. Tidak dapat dikatakan gampang begitu saja, karena memang butuh adanya persiapan, tapi tidak juga melulu susah, karena kalau mau belajar dan berlatih akan menjadi mahir,

Seorang MC diidentikkan sebagai ‘nyawa’ sebuah acara. Mengapa? Karena di tangan MC-lah sebuah runtutan acara dalam kertas, disulap menjadi sebuah ‘rangkaian pertunjukan’ yang menarik bagi audience-nya. ‘Rangkaian pertunjukan’ yang dimaksud tersebut bukan hanya acara berbau pesta meriah, namun juga acara yang membutuhkan kekhidmatan berkat peran dari pembawaan sang MC. Maka dari itu, penyesuaian konten acara, pembawaan, hingga busana pun harus diperhatikan saat kita menjadi MC.

Nah, ini dia beberapa tips yang bisa saya bagi untuk sama-sama belajar Berani Menjadi MC!

  1. Berani untuk mencoba

Untuk memulai debut menjadi seorang MC, diperlukan keberanian. Berani untuk mencoba memang sulit bagi sebagian orang, tapi kalau kita tidak berani mulai sekarang, lantas kapan? Menunda dan menghindar akan terus membuat kita berada di zona nyaman, sebaliknya dengan berani untuk mengatakan “ya!” maka akan membuka peluang kita pada kesempatan-kesempatan berikutnya. Jangan khawatir, debut pertama mungkin masih ada rasa demam panggung dan sedikit kesalahan, tapi semakin banyak belajar dan praktek akan membuat hal itu hilang dengan sendirinya

  1. Persiapan Matang

Persiapan sebelum acara sangat penting dilakukan. Walau telah menjadi MC yang profesional pun, hendaknya tidak meremehkan perisapan sebelum membawakan acara. Persiapan tersebut meliputi penguasaan terhadap konsep acara, penguasaan materi, serta pengetahuan mengenai siapa yang nantinya hadir dan akan menjadi audience kita. Dengan persiapan yang matang, kita akan lebih luwes dan dapat menyesuaikan cara pembawaan kita saat memandu acara.

  1. Buat Kata Kunci dalam Catatan

MC biasanya dibekali CUE Card sebagai ‘bahan contekan’ acara. Cue Card berisi susunan acara dan bisa juga ditambahkan beberapa kata kunci sebagai catatan MC. Seringkali terlalu fokus pada catatan menjadi kesalahan yang biasa dilakukan MC saat awal memulai debut. Biasakan untuk membuat kalimat-kalimat singkat / kata kuci saja, ketimbang membuat rangkaian kata-kata yang akan kita ucap, karena hal ini dapat membuat kita terlalu terpaku pada teks dan hasilya kurang bisa bersikap interaktif dengan audience.

  1. Perhatikan Busana

Busana atau pakaian juga merupakan modal penting untuk menarik perhatian audience dan menampilkan kesan profesional bagi MC. Pemakaian busana harus disesuaikan dengan jenis dan tema acara yang kita bawakan. Jika acara yang kita pandu merupakan acara ulang tahun, maka kesan santai, fun, dan casual yang kita tampilkan, sebaliknya jika memandu acara resmi, kita bisa memakai setelan jas atau blazer. Nah, tidak ada salahnya juga apabila kita bertanya terlebih dahulu kepada panitia penyelenggara mengenai kostum yang digunakan, apakah bertemakan khusus atau tidak. Karena menurut pengalaman saya, beberapa EO ada yang meminta MC memakai seragam sama dengan mereka, ada pula yang telah menyiapkan kostum khusus untuk kita.

  1. In Time

Biasakan untuk tiba di lokasi acara maksimal satu jam sebelum acara. Bila memang sebelumnya diadakan briefing dengan pihak panitia, maka jangan sampai datang terlambat. Datang lebih awal dapat memberikan waktu lebih bagi kita untuk beradaptasi dengan lingkungan, memeriksa stage, mencoba microfon, atau hal detail lainnya. Datang lebih awal juga akan membuat suasana hati lebih tenang ketimbang datang saat acara akan dimulai, apalagi bila datang terlambat.

  1. Yang tak kalah penting, jangan lupa berdoa

Berdoa sebelum acara sangat membantu untuk memberikan ketenangan dan mengurangi rasa gugup kita. Berdoa juga membantu mengerem kita dari sifat overconfidence (terlalu Pede) yang dapat membuat kita malah kurang terkontrol saat memandu acara. Dengan berdoa, kita juga meminta dukungan-Nya untuk membuat acara kita lancar dan pastinya audience puas. Kita bisa terus merencakana, tapi semua terjadi atas kehendak-Nya, yak kan?! 😉

Semoga sukses! Teruslah belajar dan berani mencoba! 🙂
(*Laily Indah Sejati)

Leave a Reply