Tantangan Era Milenial Terkait Pendidikan Fitrah Seksual Anak

Oleh Kelompok 8

*Tantangan yang Dihadapi di Era Milenial*
1⃣Gadget
Semakin mudahnya akses internet untuk anak-anak
2⃣LGBT
Semakin maraknya LGBT dan begitu banyak orang-orang LGBT yang tidak malu lagi menunjukkan identitasnya
3⃣Kurangnya Pendidikan Agama
Orang tua yang kurang menyadari bahwa pondasi utama dalam melindungi anak adalah ilmu agama
4⃣Krisis Identitas
Orang-orang yang mengalami krisis identitas sehingga nekat melakukan transgender
5⃣Pergaulan bebas
Remaja masa kini yang mengikuti trend dari luar yang tidak sesuai degan norma agama
6⃣Kurangnya Kontrol Masyarat
Masyarakat yang individualis sehingga terkesan cuek dengan lingkungan sekitar
7⃣Peraturan yang kurang tegas
Pemerintah yang kurang tegas dalam membuat peraturan tentang UU pornografi, kekerasan anak, dan lainnya
8⃣Genderisasi permainan
Saat ini banyak orang tua yang terlalu pemilih untuk memberikan permainan anak, anak perempuan harus main masak-masakan, anak laki-laki harus main mobil-mobilan, padahal tidak ada gender pada permainan, semua boleh dimainkan. Genderisasi permainan yang terlalu berlebihan mampu menimbulkan dampak antara lain :
Bagi anak laki-laki, kelak akan anti dengan pekerjaan perempuan, dan bagi anak perempuan akan anti dengan pekerjaan laki-laki, kurang mandiri, dan bergantung sepenuhnya

Referensi
Fitrah Based Education, Ust Harry Santosa
www.endangprasdianti.blogspot.com
www.shonavitrilia.wordpress.com
www.muslimah.or.id
www.ayahbunda.co.id

Hasil Diskusi Tanya-Jawab:

  1. Bagaimana jika kita memergoki anak usia SMP ternyata di HPnya sudah mengakses sesuatu yg berbau pornografi,,,langkah pendekatan yg seperti apa yg sesuai untuk mengatasinya supaya tidak menjurus ke hal yg lebih dalam.

Jawaban :

  1. Tetap jaga emosi…jgn berkata kasar dan dg serta merta memarahi anak…
  2. Komunikasi
    Tanyakan beberapa hal berikut :
    ✅Sejak kapan mereka menonton konten porno,
    ✅Dengan siapa ia menonton, dan
    ✅Dari mana sumber konten porno tersebut.
    3. Gali informasi tentang sebab akses tsb, jikalau karena penasaran…maka ortu harus siap menjadi media informasi anak
    4. Informasikan tentang dampak buruknya…
    5. jgn kemudian langsung bastasi akses dan menyita hp atau laptop, berikan kepercayaan dgn kasih sayang, krn dengan menyita dan meniadakan akses internet anak akan semakin penasaran.

    2. Tentang pemisahan kamar tidur di usia 7-10tahun, bagaimana jika kondisi belum memungkinkan untuk memisah kamar misal karena jumlah kamar terbatas atau alasan lain?

Jawaban :

Pemisahan kamar jika tak cukup memungkinkan. Ada beberapa cara.
1. Jika sama2 perempuan/sama2 laki2 bisa 1 ranjang tapi dipisahkan selimutnya.
2. Jika kamarnya terbatas. Maka bisa diatur laki2 tidur diluar, perempuan tidur di dalam.
3. Menggunakan ranjang tingkat
4. Masih satu kamar (anak laki² dan perempuan) dengan syarat aurat keduanya tertutup, sehingga aman dari hal yg haram…

  1. 1. Terkait dg statement ini “Gunakan istilah ilmiah untuk menyebutkan nama alat kelamin bukan nama rekaan atau ciptaan sendiri”, bagaimana jika sudah membuat “nama ciptaan sendiri” dan si anak sdh terbiasa dg nama itu,, apa hrs dilakukan oleh orang tua?
  2. 2. Utk statement ini “Jangan berbohong dalam memberikan jawaban”, bisa diberikan contohnya? Misalnya gt

Jawaban :
1. ✅ Perlu diluruskan dengan menginformasikan nama ilmiah, ini saya pernah baca ibunya membiasakan ngasih nama wiwit untuk alat kelamin anak wanitanya, lha kok gurunya di sekolah namanya wiwit 🙈
✅ada beberapa ahli parenting yang mengajak kita untuk Pede Bicara Seks pada Anak. Bu elly risman juga mengajarkan kata2 kelamin, istilah ilmiah tubuh kita, tapi juga dibumbui dengan dongeng yang ringan agar anak cepat mengerti. Sedangkan bu septi juga sudah sering menyebutkan kelamin sesuai nama ilmiahnya seperti penis atau vagina. Semuanya dilakukan agar tidak jadi kebingungan di kedepannya.

kita bisa ungkapkan ke anak bahwa orang-orang lebih nyaman menggunakan bahasa rekaan, namun mereka berhak tahu nama ilmiah bagian tubuh tersebut.

2. ✅ Misalnya pertanyaan “Ibu kok g sholat ? Sudah tadi di kamar, kamu aja yg g tahu” padahal si ibu sedang menstruasi…

✅ saat memberikan penjelasan jangan bohong. iya jangan bohong apalagi memarahi anak. ketika anak menanyakan kenapa tidak sholat? karena haid. ya dijawab haid itu keluar darah kotor dari kelamin ibu. menjadikan kita tidak suci, padahal saat bertemu Allah kita harus suci. Jawab apa adanya.. bisa lihat di komik “haid” ya..
Tambahan: Saya juga pernah baca sebuah kasus pilu seorang anak korban sebutan lain untuk vagina…orangtuanya membahasakan vagina dg istilah “dompet” suatu saat si anak mengalami kesakitan diarea mis V nya…setelah diperiksa ternyata ada koin yg masuk kedalamnya…dia beranggapan dompet adalah tempat menyimpan koin…😥

  1. Pada poin tantangan generasi milineal?? Pada poin
    Kurang nya kontrol masyarakat. “Terkesan cuek.”Bagaimana contoh kongkrit sehingga masyarakat tidak terkesan cuek dengan keadaan ini??

Jawaban :
Pada setiap pertunjukan atau karnaval biasanya selalu ada bapak-bapak atau pria yg berdandan ala wanita (bencong) dan kita biasanya merasa lucu dengan hal tersebut. Di era milenial saat ini bisa kita renungkan dampak yang terjadi jika anak-anak kita melihat tontonan seperti itu, jadi mulailah untuk menjadi agen perubahan, menolak dengan memberikan alasan yg kuat untuk tontonan banci-banci an yg bisa menimbulkan efek jangka panjang

Memang tak dipungkiri kontrol masyarakat terhadap generasi milenial terkesan cuek ya. Malah kadang menjadi penyebab munculnya masalah2 pada generasi milenial. Tapi masih saja ada beberapa masyarakat yang mengontrol hal tersebut dengan banyak penyuluhan mengenai seks bebas di sekolah, pengajian rutin, kegiatan karang taruna dan lain-lain. Namun yang bisa mengendalikan anak adalah orangtua. Dengan pendidikan di rumah yang tepat, kedekatan orangtua anak yang lekat. Masalah-masalah tersebut sedikit banyak teratasi.

  1. 1. Apabila kita mengetahui anak SMA putri yang telah merekam bagian dada dan alat kelaminnya untuk dikirimkan kepada kekasihnya. Apa yang harus dilakukan? Mengingat yang bersangkutan terlihat tidak merasa bersalah sama sekali
  2. 2. Remaja putri SMA ini memang kehilangan sosok ayah karena berasal dari keluarga _broken home_& kedua orangtuanya menikah lagi. Saat ini ia tinggal dengan ibu dan ayah tirinya. Namun, hubungan mereka sangat kaku. Terlebih setelah kasus tersebut mencuat di sekolah. Apa yang harus dilakukan sang remaja agar memperoleh kepercayaan dari orang tua?

Jawaban :
✅Jika kondisinya seperti ini bisa jadi termasuk kasus berat yang perlu bantuan ahli psikolog atau bimbingan konseling.

✅masa2 remaja adalah masa pencarian jati diri, jadi mungkin ada masa itu kita melakukan kesalahan.
saran kami setelah sang gadis menemukan jati dirinya, mulai menata tujuan hidup dan kembali percaya diri, sang gadis bisa mengembalikan kepercayaan orang tuanya.
✅ pendekatan rohani, dengan do’a dari ortu, orang alim
✅ berkomunitas positif
✅ membangun kedekatan dg mengadakan family project dll

Kesimpulan diskusi:
🌞Mengenalkan anggota tubuh secara detail
🌞Gunakan istilah ilmiah untuk menyebutkan nama alat kelamin.
🌞Tanggapi dengan santai.
🌞Neri pertanyaan balik,
🌞Jangan berbohong dalam memberikan jawaban
🌞Arahkan kepada jawaban yang sesuai dengan norma agama
🌞Berikan pengertian yang jelas menggunakan bahasa yang mudah dimengerti.
🌞Bisa menggunakan media edukasi .

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply