4 Tips Rumah Aman saat Ditinggal Mudik

casa-sinistro.jpg

Memastikan rumah dalam keadaan aman selama ditinggal mudik lebaran adalah sebuah keharusan dan keinginan setiap Mommy dan keluarga, terutama yang akan meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama. Melakukan persiapan matang sebelum mudik adalah langkah tepat sebagai antisipasi dan pencegahan terhadap berbagai bahaya yang rawan dan mungkin bisa terjadi akibat kelalaian saat meninggal rumah dalam keadaan kosong. Ada baiknya kita lakukan hal-hal berikut agar rumah aman selama ditinggal mudik lebaran:

– Mengamankan rumah dari tindak perampokan / pencurian.
1. Pamit dan titipkan rumah pada tetangga dan petugas keamanan

Bersyukurlah bila Mommy tinggal di kompleks perumahan dengan penjagaan petugas keamaan yang selalu siaga selama libur lebaran. Mommy bisa menitipkan rumah dan menginformasikan kepada petugas keamanan (satpam) sampai kapan kita akan kembali dari mudik lebaran. Selain itu Mommy juga menginformasikan sekaligus menitipikan rumah kepada tetangga terdekat terpercaya yang memang tidak mudik dan tetap berada di lokasi tersebut selama libur lebaran. Mommy bisa menginformasikan sampai kapan akan meninggalkan rumah, sembari “menitipkan” rumah. Mintalah nomor teleponnya dan berikan pula nomor telepon Mommy yang dapat dihubungi oleh tetangga tersebut. Sehingga akan memudahkan dalam berkomunikasi saat terjadi sesuatu nantinya.

2. Pastikan seluruh jendela dan pintu rumah telah terkunci sebelum ditinggalkan.
Ada baiknya Mommy melakukan pengecekan terhadap seluruh pintu dan jendela di rumah apa telah benar-benar tertutup rapat semua sebelum ditinggalkan. Kunci ganda setiap pintu dan bila memang harus meninggalkan kendaraan di rumah saat mudik, pastikan telah diparkir di tempat yang aman. Tak lupa pula untuk mengunci pagar halaman dengan gembok.

3. Pastikan komponen elektronik telah dicabut dan dimatikan

Lakukan pemadaman dan pencabutan pada perangkat elektronik yang tak lagi digunakan. Cek dengan cermat seluruh soket (stopkontak) yang ada di rumah sebelum meninggalkan rumah. Kabel-kabel yang masih menancap seperti charger, kabel tv, sebaiknya dilepas. Bila meninggalkan rumah cukup lama, ada baiknya pula untuk mencabut stoker kulkas Mommy, tapi pastikan juga isinya sudah aman alias nggak mubadzir, hihi.

4. Cabut selang kabel LPG

Mencabut selang LPG saat ditinggal mudik menjadi salah satu langkah antisipasi terhadap hal-hal yang tak diinginkan seperti kebocoran gas yang memicu kebakaran saat ditinggal mudik. Memang sih tak apa-apa membiarkannya tetap menancap pada tempatnya, tapi sekali lagi antisipasi akan lebih baik.

– Mengamankan rumah dari binatang tak diundang selama ditinggal mudik, seperti kawanan semut, kecoa, tikus, atau bahkan ular:

  1. Gariskan kapur anti semut dan kecoa pada tempat-tempat yang rawan bisa didatangi. Contohnya di kaki-kaki meja makan, garis lantai di setiap pintu rumah.
  2. Pasang kapur barus di beberapa sudut rumah yang juga diprediksi bisa didatangi kecoa. Pastikan tempat tersebut tak dapat dijangkau bayi/balita Mommy.
  3. Pastikan lubang wastafel dan pembuangan tertutup rapat agar kecoa tak dapat masuk / keluar melalui lubang tersebut
  4. Tutup lubang pembuangan air / paralon dengan kawat kassa untuk mencegah tikus / kecoa dapat masuk melalui saluran tersebut dari luar rumah.
  5. Tutup celah yang ada pada pintuutama rumah. Jika celah pintu utama dan lantai Mommy cukup lebar, bisa disiasati dengan menutupnya sementara dengan keset, kayu, ataupun kardus. Hal ini dilakukan juga untuk mencegah binatang masuk saat rumah kosong.
  6. Untuk mencegah masuknya ular ( jika rumah Mommy berdekatan dengan kawasan persawahan), ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai langkah antisipasi:
    – Tutup lubang / celah yang diperkirakan bisa menjadi akses masuknya ular
    – Pasang keset / tali ijuk di depan pintu, jendela, atau di sekitar rumah yang rawan bisa menjadi akses masuknya ular, menurut pengalaman teman-teman yang sudah melakukan, ular enggan mendekati / melewati keset / tali ijuk yang dipasang.
    – Selain ijuk, ular diperkirakan juga tidak menyukai bau wangi-wangian menyengat. Jadi ada baiknya Mommy memasang pengharum semprot otomatis di dalam rumah selama ditinggal mudik nanti.

Nah berbagai tips itu tadi sebagai usaha antisipasi dari segala kemungkinan tak diinginkan saat kita meninggalkan rumah untuk pergi mudik, agar rumah tetap aman terkendali. Bila mau lebih lagi sih bisa juga pasang cctv yang bisa dikontrol dan diaplikasikan dengan perangkat telepon seluler kita, hihi tapi mungkin buat yang benar-benar ekstra secure ini ya (kalau saya sih cukup beberapa tips di atas saja, belum sampai kepikiran untuk pasang-pasang ini segala). Yang paling penting dari semua itu adalah menitipkan langsung kepada yang diatas, yup Tuhan sang pemilik segalanya. Toh semua adalah titipan pula dari-Nya. Jadi jangan lupa berdoa dan berpasrah saja setelah melakukan tips di atas, biar kita tetap nyaman dan nggak melulu kepikiran selama ninggalin rumah saat pergi mudik, ya Mom!

Leave a Reply