Percantik Taman dengan Tatanan Bunga Pilihan (Bagian 2)

Hari ini keluarga kami telah kembali ke kota Probolinggo. Dini hari kami berangkat untuk menghindari kemacetan dan memberi jeda waktu istirahat sebelum suami berangkat kerja nanti. Setelah suami berangkat kerja dan si kecil dapat kutidurkan, aku memulai aktifitas beberes rumah. Selain menata dan membersihkan sudut rumah, fokus kegiatan hari ini adalah mulai menata tanaman hias yang kemarin telah kami beli di kota Malang.

Ukuran taman kami bisa dibilang sangat minimalis. Luasnya hanya sekitar satu meter persegi, lebih sedikit. Taman minimalis tersebut terletak di depan ruang tamu kami. Walau hanya sepetak tanah, bila tidak dirawat akan membuatnya kurang sedap dipandang mata. Kucing-kucing pun jadi gemar memanfaatkannya sebagai media buang hajat. Uuuh gemaaas sekali rasanya. 😱

Oleh karena itu aku dan suami bertekad untuk menyulapnya menjadi taman minimalis yang bisa bikin asyik bila dipandangi. Sepetak taman itu sebelumnya ditanami sebuah pohon kamboja yang tak terpelihara. Ada banyak jamur dan beberapa ulat di daun dan batangnya. Rumput liar pun merajalela tumbuh disekitar akarnya.

Atas inisiatif ibuku yang saat itu menemani pindahan kemari, beliau menyarankan untuk menebang pohon tersebut dan memangkas rumput liar yang ada. Saat itu kami memanggil dan meminta bantuan satpam yang berjaga di perumahan kami untuk menebang dan membersihkan rerumputan di depan rumah ini. Usaha tersebut berhasil membuat pemandangan taman lebih bersih dan terang, namun sayangnya lahan yang kosong membuat para kucing berdatangan menumpang buang hajat.

Sebal dengan hal tersebut, aku segera bertindak. Kubeli dua buah tanaman hias pucuk merah yang berukuran kecil, serta benih rumput jepang seluas satu meter persegi. Kami pasang tanaman hias tersebut di lahan taman minimalis kami. Sayangnya, selang beberapa hari kucing-kucing masih saja ada yang mampir melakukan rutinitasnya yang membuatku lagi-lagi sebal.

Nah aku dan suami pun ada ide untuk menutupi lahan taman tersebut dengan banyak tanaman hias agar tidak ada ruang bagi para kucing untuk melakukan aksi jahilnya. Seperti yang telah kami ceritakan di tulisan sebelumnya, kemarin saat mudik ke Malang kami membeli tanaman hias berjenis brokoli hijau sebanyak 5 buah polybag, brokoli kuning juga sejumlah 5, serta hanjuang ungu 3 buah polybag.

Pagi ini kukeluarkan belanjaan tanaman hias yang telah kami beli dan mulai kutata mengelilingi sisi tanaman, selang seling antara tanaman brokoli kuning dan hijau. Hanjuang ungu kuletakkan berjajar tiga di belakang tanaman pucuk merah yang telah kutanam sebelumnya. Wah hasilnya tanaman minimalis kami lebih segar dan sedap dipandang daripada sebelumnya. Tinggal menunggu reaksi kucing-kucing liar perumahan, apakah masih usil dengan taman minimalisku? Hmm kita lihat saja esok 😊.

Leave a Reply