Pengalaman dan Tips Memandikan Bayi untuk yang Pertama Kalinya

Babyboo akhirnya launching juga nih Mom. Campur aduk rasanya antara seneng, haru, dan deg deg serrrr officially jadi seorang new Mom! Huahh jadi keinget dulu awal-awal si Yusuf lahir, sejuta rasanya! Nah salah satu yang biasa bikin deg-deg serr ngerawat baby yang baru lahir itu adalah waktu ngemandiinnya. Serba salah dan takut. Takut si baby kena sabun sampai bayangin gimana ya ntar kalau sampai kepleset babynya di bak mandi. Hwaaah belum-belum udah parno aja ya.

Hari pertama sampai ketiga si kecil launching sih masih santai-santai aja, karena semua kebutuhannya diurus sama perawat waktu masih nginep di RS bersalin. Nah pas udah waktunya pulang ke rumah, jadi kepikiran gimana yaa mandiinnya nanti. Bisa nggak ya kira-kira aku mandiin si debay sendiri?!

Pengalaman beberapa temanku yang baru lahiran, mereka biasanya rata-rata masih ragu dan belum berani mandiin bayi mereka yang masih ekatra mungil nan unyu-unyu. Hihi aku sih juga sama aja awalnya gitu kok, Mom. Teman-teman biasanya minta bantuan ortu alias eyangnya yang lebih berpengalaman. Lhah kalau eyangnya sama nggak beraninya? Ya panggil bidan jadi salah satu alternatif buat ngajarin sekaligus ngurusin urusan mandi-memandikan si kecil.

Kok panggil bidan? Emang mau ngelahirin lagi nih? Eitss tenang Mom, yang ini aja “sejuta rasanya” aja belum kelar malah ditodong mau ngelahirin lagi, huhu bukan yaaa. Jadi bu bidan ini kadang mau kok dipanggil untuk membantu merawat baby di awal-awal perawatan pasca persalinan. Bahkan beberapa rumah bersalin memang ada juga fasilitas home visit dari perawat untuk memantau keadaan bayi dan ibu baru.

Waktu itu berhubung eyangnya si Yusuf juga gak ada yang berani mandiin cucunya, hehe sama aja ya masih takut khawatir ini itu, plus alasannya udah luamaaa nggak pegang baby. Akhirnya kami berencana untuk memanggil bidan aja untuk momen pertama mandiin Yusuf di rumah. Kebetulan ada temen aku sendiri yang berprofesi sebagai bidan dan menyanggupi untuk mengajari percobaan pertama memamdikan bayi sendiri di rumah. #Percobaaaaan #plakk.

Oooo ooh! Tiba-tiba secara mendadak besoknya si teman yang notabennya adalah ya si bidan itu, ngabarin kalau dia mendadak nggak bisa datang membantu karena suatu hal. Mau nggak mau urusan mandi-memandikan baby di tahap awal ini harus di-handle sendiri. Dengan segenap tekad, niat, dan keberanian yang diberani-beranikan, momen memandikan new born ini kami lakukan sendiri. Aku berdua dengan suami memandikan Yusuf kecil bersama. Pelan-pelan penuh kehati-hatian dan keawasan dengan prediksi-prediksi negatif kalau kami sampai ceroboh melakukannya.

Fiuuuh, alhamdulillah akhirnya kelar juga. Memang normal kalau newborn baby akan menangis saat mulai dilepas pakaiannya, dimandikan, hingga berpakaian lagi. Maklum dia juga masih beradaptasi dengan kondisi lingkungan, termasuk suhu udara di sekitarnya. Ada saatnya nanti si kecil bakal giraaang banget malah saat dimandikan dan malah nggak mau beranjak dari bak mandi, haha. Yusuf di umur hampir 3 bulan udah sangat nikmatin momen-momen dia dimandiin & main air. Kalau sekarang malah rada cranky kalau udah waktunya pakai baju, hahaha.

Nah itu tadi pengalaman awal kami memandikan bayi untuk yang pertama kalinya, memang salah satu momen mendebarkan sih waktu itu, tapi toh bisa dilalui juga dengan lancar, alhamdulillah. Setelah memandikan yang pertama itu, memandikan yang kedua, ketiga hingga seterusnya bisa kami lewati dengan lebih luwes dan terampil. Kuncinya adalah percaya bahwa walau sebagai papa dan mama baru, insyaaAllah bisa dan harus bisa mengurus bayinya sendiri.

Ada beberapa tips yang bisa kami bagi saat akan memandikan bayi:
1. Buat jam rutin memandikan bayi, agar bayi terbiasa dan tahu saat-saat akan dimandikan. Misal setiap pukul 07.00 WIB.
2. Pastikan peralatan, bak mandi beserta air hangat telah siap sebelum melepas pakaian si kecil.
3. Pastikan hangat air yang digunakan pas, tidak terlalu panas dan tidak terlalu dingin.
4. Persiapkan dan tata/susun handuk, pakaian, popok, dan minyak telon si kecil agar langsung siap digunakan setelah mandi.
5. Sabuni terlebih dahulu tubuh bayi baru dibilas di bak mandi.
6. Saat bayi belum bisa didudukkan (new born), pastikan kepala dan bahu bayi tersangga dengan baik menggunakan lengan dan tangan kiri kita, sedangkan tangan kanan bisa leluasa menggosok dan membilas tubuhnya.
7. Segera bungkus dengan handuk tubuh bayi seusai dimandikan. Tepuk-tepuk dan keringkan dengan lembut bagian tubuhnya dengan handuk. Utamakan menghilangkan air di sekitar wajah dan telinga terlebih dahulu.
8. Segera pakaikan pakaiannya dan jangan lupa oleskan minyak telon pada bagian perut, dada, punggung, (bisa juga di bagian kaki dan lengan) agar senantiasa hangat dan terjaga dari gigitan nyamuk.
9. Pakaikan kaos kaki jika cuaca terasa dingin.

Leave a Reply