Menjadi Blogger Fulltime, Perlu Persiapan Apa Saja?

Bila ditanya, ingin menjadi blogger part time atau fulltime, seperti halnya tema #BPN30dayschallenge kali ini, aku bakal jawab fulltime! Yup, itu juga yang menjadi 5 hal yang ingin kulakukan di tahun 2019. Kenapa oh kenapa? Menulis dan mengisi blog kembali aktif kulakukan satu tahun terakhir ini. Memang dari sebelum aku memutuskan untuk menjadi blogger, aku telah lama menggandrungi kegiatan literasi, baik membaca maupun menulis.

Kembali aktif mengisi blog pribadi, bermigrasi blog dengan TLD, membaca segala referensi dan blogging, writing, juga digital marketing merupakan beberapa langkah keseriusanku untuk terjun sebagai fulltime blogger secara profesional. Memang kuakui, masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam hal blogging yang harus kuperbaiki. Dibanding para blogger senior, ibaratnya diriku masih perlu banyak magang dengan para guru dan pendahulu, hehehe. Semoga saja dengan bergabung dengan komunitas blogger maupun penulis, bisa meningkatkan kuantitas dan kualitasku dalam menulis. Aamiin.

Oh ya, menurut berbagai sumber referensi yang pernah aku baca, menjadi seorang blogger fulltime nyatanya bukan hal yang mudah dilakukan. Harus ada keseriusan dan tekad untuk menghasilkan karya berupa tulisan yang berkualitas secara konsisten. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan untuk menjadi seorang fulltime blogger, antara lain :

1. Waktu

Menulis, mengisi blog dengan konten yang tak hanya asal-asalan, namun juga mementingkan kualitas isi, tentunya buka hal yang mudah. Dibutuhkan waktu untuk melakukannya. Sebagai seorang blogger fulltimer tentunya harus bisa mengatur waktu khusus untuk dapat menulis blog. Konsistensi dalam mengisi blog juga berkaitan erat dengan waktu. Pesan dari para senior, bila perlu harus bisa menjadwalkan waktu khusus untuk menulis, mengisi konten blog dengan konsisten dan berkelanjutan.

2. Motivasi

Motivasi erat kaitannya dengan semangat dan energi untuk melakukan sesuatu. Dalam menjalankan profesi sebagai seorang fulltime blogger, dibutuhkan motivasi yang kuat, terutama yang datang dari dalam diri sendiri. Motivasi dalam diri dapat kita munculkan dan terus kita pelihara dengan menanamkan tujuan awal utuk apa kita menulis? Untuk apa kita memulai blogging? Alasan awal dan terbesar kita dalam terjun menggeluti profesi ini akan membuat kita kembali bersemangat di saat-saat mulai kendor menulis. Selain itu, motivasi dari luar juga bisa peroleh loh, dengan bergabung dengan komunitas blogger, mengikuti kompetisi menulis blog, dan sering-sering melakukan blog walking.

3. Target pencapaian yang jelas

Bekerja sebagai seorang blogger secara mandiri, dengan waktu fleksibel yang mayoritas dapat diatur sendiri, tentunya membutuhkan perencanaan dan target yang jelas mengenai pencapaian yang ingin kita raih dalam melakukan pekerjaan ini. Ada baiknya melakukan pembaruan dan evaluasi dalam rentang bulanan atau kurun waktu tertentu untuk melihat seberapa jauh hasil usaha kita dan perbaikan yang perlu kita lakukan kedepannya. Membuat jadwal harian terkait konten yang akan ditulis juga akan mempermudah kita dalam melakukan blogging dengan tema dan waktu yang konsisten.

Leave a Reply