Mengajak Balita Naik Bus untuk Pertama Kalinya

Hai Mom! Kali ini aku bakalan cerita pengalaman pertama naik bus bareng si kecil, Yusuf anakku yang usianya belum genap 2 tahun. Sebagai emaknya, aku ikut deg-degan plus antusias loh, Mom. Seneng bisa ngajak doi nyoba hal baru, tapi juga rada khawatir, ntar bakal rewel gak yaa selama di perjalanan, bakal aman terkendali kah dia selama 3 jam kedepan. Yaah namamya juga pengalaman pertama, pasti ada deh sedikit cemas dan berdebarnya, hihi. Kalau nggak dicoba, pasti nggak pernah bakalan tahu, ya nggak, Mom?!

Antusiasme si Kecil Melihat Bus

Pengalaman pertama naik bus, anakku yang balita itu seneng, kegirangan, dan antusias banget. Secara ini pengalaman pertama doi, dan lagi sebelumnya dia demen banget kalau diputerin video klipnya lagu “the wheals on the road.” Nah kan di video itu nunjukkin serunya naik bus, jadi dia pas pertama kali lihat langsung dan naik bus seneng banget. Berkali-kali doi nggumam “ngeeeng ngeeeeng ngeeeng, daa daa daa daa”.

Persiapan matang sebelum berangkat

Walau aku prediksi dia bakal happy waktu diajak naik bus, tapi tetap ya Mom, antisipasi dan persiapan amunisi anti rewel dan cranky balita selama diajak naik kendaraan umum ataupun perjalanan jauh wajib disiapkan. Sebelum berangkat, aku siapkan perlengkapan yang perlu dibawa untuk si kecil berikut ini.

1. Pakaian hangat dan nyaman untuk dipakai, jangan lupa siapkan jaket dan topi untuk antisipasi dinginnya AC bus.
2. Selendang / apron menyusui jika si kecil masih menyusui ASI secara langsung, karena sewaktu-waktu doi bisa minta mimik ASI, dan bus juga tempat khalayak ramai, apalagi kalau weekend ya Mom, jadi amannya bawa aja apron / selendang biar lebih bebas menyusuinya.
3. Snack untuk si kecil. Mommy bisa bawain aneka snack favorit si kecil, susu uht juga bisa dibawain buat yang udah mulai diberi susu ini. Praktis dan cepet buat sogokan si kecil, ehehehe.
4. Mainan (yang simple dibawa dan nggak perlu banyak-banyak, cukup satu aja untuk hiburan jika doi mulai bosan di jalan). Jangan lupa segera masukkan ke tas ya Mom, kalau mainannya udah nggak dipakai, biar nggak ketinggalan, kan saaayang ya :(.
5. Satu set pakaian ganti yang mudah diambil (untuk jaga-jaga kalau pakaiannya basah / ketumpahan di bus)

Selain 5 printilan yang harus dibawa tadi, sebaiknya Mommy juga perlu mempersiapkan hal-hal berikut sebelum berangkat :
1. Pastikan diapers anak baru diganti agar nyaman di bus. Kalau bisa sih, doi udah pup di rumah hehe, tapi namanya anak-anak kadang suka nggak bisa diprediksi jadwal BAB-nya, maka dari itu, tetap persiapkan toileters-nya ya Mom!
2. Buat anak dalam kondisi perut yang nyaman (sebaiknya sudah cukup makan sebelum berangkat, jangan terlalu kenyang apalagi perut kosong, biar doi tenang bin riang selama perjalanan).
3. Perkenalkan tentang bus dan sering-sering sounding dengam sugesti positif asyiknya naik bus, hal ini bisa mulai dilakukan beberapa hari sebelum perjalanan dimulai.
4. Balurkan minyak telon agar badan anak hangat selama di perjalanan dengan bus ber-AC.
5. Bawa barang bawaan seminimal mungkin agar tidak merepotkan dan meminimalisir resiko tertinggal atau hilang saat harus menggendong si kecil dan membawa tas barang.

Balita Senang naik Bus

Selama dalam bus, karena area tempat duduk terbatas, aku dan suami memangku bergantian saat si kecil tidur. Saat ia masih terbangun, kami memosisikannya berdiri agar bisa melihat jalanan dan tidak merasa bosan. Wah, emang dasarnya gampang molor nih anak kalau naik kendaraan umum. Baruuu aja keluar dari terminal pemberangkatan, doi langsung tidur, dan lagi baru bangun saat sampai di pemberhentian. Alhamdulillah, perjalanan naik bus pertama bareng balita lancar jaya. Semoga selanjutnya juga senantiasa terkondisikan ya, Dek!

Leave a Reply