Melindungi Diri Anak dari Kejahatan dan Penyimpangan Seksual

Postingan kali ini masih membahas tentang pentingnya menanamkan fitrah seksualitas pada anak sedari dini. Nah dalam giliran presentasinya, kelompok 4 Kelas Bunda Sayang Batch #3 kali ini mengusung tema mengenai bagaimana cara kita sebagai orangtua agar dapat “Melindungi Diri Anak dari Kejahatan dan Penyimpangan Seksual” melalui pendidikan seksualitas.

Sebelumnya kita ulas terlebih dahulu pemahaman mengenai apa itu pendidikan seksualitas.  Ternyata kalau Mommy tahu, pendidikan seksualitas itu berbeda lho, dengan pendidikan seks. Elly Risman, seorang Psikolog dan ahli parenting dari Yayasan
Kita dan Buah Hati (YKBH) yang bergerak di bidang parenting dan pendidikan seksualitas untuk anak dan remaja, seks lebih identik dengan aktivitas hubungan intim dan alat kelamin. Pendidikan seksualitas mengandung makna yang jauh lebih dalam dan kompleks. Pendidikan seksualitas adalah pendidikan yang mencakup tentang bagaimana seorang anak diajarkan cara berpikir, cara bersikap, merasakan kasih sayang orangtua, merespon, mengekspresikan diri yang akan membentuk harga dirinya kelak.

Hasil Diskusi Tanya-Jawab

1.Semisal dilingkungan kita banyak LGBT, orang2 yg berpakaian seksi, preman2 terkenal pedofil dll yang bertentangan dengan apa yang kita tanamkan ke anak. Bagaimana caranya agar anak tidak jadi korban/ikut2 mereka? apakah kita harus pindah rumah atau mengunci anak kita dirumah? bagaimana bila anak tak sengaja mengakses video porno di yutub? apa yg harus kita lakukan? bagaimana mengatasi teman2 anak di SD yg suka buka2 rok? *kecilan saya dulu teman2 usil kayak gt baru sadar ketika sudah kelas 4 SD.

Jawaban:

Point 2: Pengalaman saya pribadi, saya hanya akan meminjamkan hp saya bila saya sedang bisa full mendampinginya. Jadi saya tau, apa yang ditonton, berapa lama nontonnya, bagaimana cara nontonnya agar tdk menyakiti mata?
Jadi memang tindakan preventif itu perlu. Lalu bila sdh terlanjur mengakses video coz mungkin saat dy sdg main di rumah org dsb, kita tanyakan dulu, apa yg dy lihat, apa yg dia pahami? Lalu komunikasikan dan diskusikan bersama sesuai usianya

Point 3: gunakan celana doubelan dan sebisa mungkin anak tersebut membela diri n melapor perlakuan tidak sopan ke guru. Kita beri contoh “mbak coba liat bunda, ayah dan anggota klg yg lain klo keluar kamar mandi atau rumah pakai baju. Dilihat orang cantik, ganteng, rapi. Kakak mau kan dilihat cantik cakep” Mulai sekarang, minta tolong y klo keluar rumah auratnya ditutup.biar tambah disayang Allah juga”
Jangan lupa harus diajarkan dulu bahwa tubuhnya berharga. Bisa dg dinyanyikan lagu yg kami share td. Atau bermain dg printablenya.

2. bagaimana menyadarkan ponakan usia 4 tahun yg kalo abis mandi masih telanjang kejar2an ke halaan rumah 🙄 kalo dibilang ih malu lhooo.. nanti jangan2 jadi anak pemalu..

Tiap kali dy mau keluar dg kondisi telanjang, katakan “nak, malu itu belum pakai baju. Ditutup dulu nak.”
3. a. Bagaimana cara mengetahui seorang anak sudah menjadi korban kejahatan seksual?
b. Kebetulan review saya hari ini berkaitan dengan acara Bu Elly Risman, beliau menyampaikan 60% orangtua di Indonesia tidak lulus SD. Artinya, hanya ada sebagian kecil orangtua yang bisa mengakses materi ttg pendidikan fitrah seksualitas ini. Apakah ada cara-cara tertentu u mengedukasi orangtua yang tidak tamat SD ini?
c. Sejauh apa kita bisa menyampaikan pada anak, apa maksud pelecehan seksual? Apakah cukup dg mengatakan jika ada yang memegang bagian tubuh yang ditutupi baju, itu sdh termasuk pelecehan seksual ?

Jawaban
a. Biasanya anak tersebut menarik diri. Jadi lebih pendiam, lebih penakut ketemu seseorang. Biasanya ada perubahan fisik tertentu Jadi sebagai orang tua harus lebih cermat n teliti dengan perubahan anak2. waspadai ketika anak mengeluhkan sakit ketika buang air kecil.. karna kalo diberita2 gitu biasanya anak2 mengeluhkan sakit ketika buang air
b. Untuk edukasi bisa melalui Penyuluhan ke desa2 melalui posyandu, acara kumpul2 warga.seperti arisan RT / PKK
c. Perlakuan yg membuat kamu tahu dak nyaman juga termasuk pelecehan seksual

 

 

 

Leave a Reply