Mengenalkan Berbagai Jenis Ekspresi Perasaan, Langkah Awal Stimulasi Kecerdasan Emosi Sedari Bayi

Memiliki kecerdasan emosional atau juga biasa disebut dengan EQ (Emotional Quotient) yang optimal sangat penting bagi tiap individu. Kecerdasan ini berkaitan dengan kemampuan untuk mengenali perasaan diri sendiri, perasaan oranglain, kemampuan memotivasi diri sendiri, kemampuan mengolah emosi dengan baik pada diri sendiri dan orang lain (belajarpsikologi.com).

Memiliki kecerdasan ini merupakan salah satu bekal penting meraih kesuksesan hidup, terutama dalam bekal berinteraksi dengan lingkungan sosial seseorang. Maka dari itu sebaiknya para orangtua juga sudah mulai menstimulasi kecerdasan emosional anak. Sejak kapan? Baiknya sedari dini, sejak ia masih bayi! 😉

Mampu mengenali berbagai perasaan dan mengungkapkannya secara positif adalah salah satu indikator seseorang memiliki kecerdasan emosional. Pada masa anak-anak, apalagi bayi, masih belum banyak mengerti mengenai jenis perasaan yang biasa mereka rasakan, sehingga terkadang ia bingung untuk mengenali perasaannya dan hal ini bisa juga memicu tantrum pada anak. Sebagai orangtua, yuk kita bantu anak mengenali berbagai macam ekspresi emosional sejak bayi dengan cara “merespon dan melabeli jenis ekspresi yang ditampilkan olehnya.” Berdasarkan pengalaman yang sudah saya lakukan berikut misalnya, saat anak saya Yusuf (6 bulan) mulai merengek, menangis saat terbangun tanpa ada saya di sampingnya, maka segera saya respon, ” Loh Adek, kok menangis? Sedih ya karena ditinggal mama? Cupcup mama tadi masih masak sebentar. Ini mama sudah di sini kok.” Atau di kesempatan lain saat ia terlihat sangat girang dan tertawa lebar, maka akan saya respon, “Wah lagi seneng ya Adek ini. Semangat sekaliii, seneng ya ditemenin papa mama.” Begitupula saat ia mulai crunky karena tak mendapat apa yang diinginkannya. Maka kami (saya dan suami) pun menerangkan emosi apa yang sedang dialaminya dan segera meresponnya. “Maaf ya, Dek. Adek marah ya gelasnya dipindahin mama? Maaf yaa sayang, nanti bisa pecah. Yuk Adek main ini aja,” ungkapku sambil mengalihkannya.

Begitulah cara-cara awal dan sederhana mengenalkan dan merespon positif berbagai ekspresi emosi sejak anak masih bayi. Diharapkan dengan demikian anak mulai terbiasa mengenal jenis emosi yang dia rasakan. Sehingga kelak ia juga dapat mengekspresikan dan merespon emosi secara positif.

Referensi:
http://belajarpsikologi.com/pengertian-kecerdasan-emosional-eq/

Leave a Reply