Konferensi Ibu Profesional 2019

Momen perayaan kemerdekaan tahun ini terasa sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Alhamdulillah, senang rasanya selama 3 hari kemarin, di tanggal 16-18 Agustus 2019 saya diberi kesempatan untuk menghadiri Konferensi Ibu Profesional yang diselenggarakan oleh Institut Ibu Profesional. Konferensi ibu yang pertama dihelat ini, diselenggarakan di kota Yogyakarta dan dihadiri oleh ratusan ibu dan calon ibu se-Indonesia, bahkan ada juga peserta yang datang dari Singapura.

20190823_150657_00005147790847346458628.png

Senang dan terharu bisa bertemu dengan para ibu profesional yang banyak memberikan semangat, motivasi, dan inspirasi untuk terus melakukan peran terbaik sebagai seorang ibu, istri, sekaligus sebagai seorang pribadi perempuan.

Bertajuk “Synergi for Change”, banyak pelajaran dan ilmu yang saya peroleh dari para narasumber hebat, para changemaker yang sudah malang melintang di dunia perubahan. Saya berterimakasih kepada narasumber yang mengijinkan saya ngilmu, membeli jam terbang bapak dan ibu yang telah berkenan berbagi kepada kami. Ada ibu Septi dan Bapak Dodik Mariyanto (Founder Komunitas Ibu Profesional), Ibu Tri Mumpuni (Founder Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan-Ibeka, Perempuan Pejuang Listrik), Sumitra Pasupathy (Director Representatifnya Ashoka Foundation wilayah Asia Pasific), Ara Kusuma (Young Changemaker Ashoka Foundation), Ibu Noor Liesnani (pemilik bisnis Pamela Supermarket), MataAksara dengan proyek literasinya, Tim masjid Jogokaryan dengan inovasi sociopreneur dan manajemen masjid yang luar biasa untuk umat, serta para changemaker family dengan beragam project inspiratif dan kaya manfaat bagi lingkungannya. Maasyaa Allah.

Semua ilmu dan petuah ingin rasanya saya bagi, saya tulis dan saya kutipkan untuk para ibu dan calon ibu khususnya. Salah satu pesan yang saya ingat kuat adalah perkataan dari ibu Septi saat membawakan materi Pergerakan perempuan Indonesia, yaitu “Every mother is a Changemaker”, setiap ibu adalah agen perubahan, ibu adalah guru pertama dan utama bagi anak-anaknya, di tangan ibulah sebuah peradaban juga akan dibentuk.

Ibu, bersungguh-sungguhlah dari dalam, maka kau akan keluar dengan kesungguhan itu. Buatlah perubahan yang lebih baik dimulai dari diri sendiri, dari lingkungan paling kecil dan paling dekat dengan kita, dan bawalah dampak hingga keluar. Kunci perubahan adalah mau bergerak, walau hanya selangkah demi selangkah, maka Allah akan memampukan orang yang mau bergerak dan berusaha. InsyaaAllah.Ada beberapa pesan yang juga sangat bagus, disampaikan 6 kandidat changemaker award kemarin, diantaranya:

  1. Mulailah dari hal yang paling dekat, paling bisa, dan paling disuka.
  2. Kita harus mulai, tidak hanya merenung. Mulai saja dari hal yang paling kita bisa.
  3. Apapun hasil rencana dari Allah, itulah yang sempurna.
  4. Jadikan kesempatan biasa menjadi luar biasa bersama anak dan keluarga kita.
  5. Lakukan hal yang disukai, pilih yang membuat kita bahagia, dan jadikan solusi yang bermanfaat.
  6. Tidak perlu muluk-muluk, buat perubahan dari diri sendiri terlebih dahulu.

#ForThingtoChangeImustChangeFirst #SynergiForChange #EverybodyisChangemaker #IbuProfesional #KonferensiIbuProfesional2019

Leave a Reply