5 Langkah Cuci Tangan yang Benar : Biasakan Anak Hidup Sehat

“Hayo, Kakak sudah cuci tangan belum? Baru pulang sekolah kok langsung ambil pisang goreng di meja?”
“Adek habis pegang apa itu tadi? Wah kotor nih, ayo cuci tangan dulu sama Bunda!”
“Ihh kok cepat sekali cuci tangannya cuma asal kena air? Nanti nggak bersih loh!”

Wah, pasti Mommy sudah tidak asing lagi dengan alarm pengingat di atas. Yup, kata-kata alarm pengingat untuk cuci tangan yang seringkali didengungkan orangtua saat kita kecil, kini kembali terus kita lontarkan pada si buah hati. Bahkan saking pentingnya kebiasaan cuci tangan ini, sampai dibuat peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang jatuh setiap tanggal 15 Oktober.

Kira-kira mengapa cuci tangan dirasa penting dan harus dibiasakan sedari dini ya? Haruskan mencuci tangan dengan sabun? Lalu bagaimanakah langkah mencuci tangan dengan benar?

Tangan merupakan anggota tubuh yang paling banyak bersinggungan dengan benda di sekitar kita. Saat kita menulis, makan, dan memegang banyak benda memerlukan peran kedua tangan kita. Maka sudah pasti tangan menjadi tempat yang paling rentan bagi kuman untuk berkumpul dan berpindah.

Dikutip dari Kompas.com (2017) bahwa menurut catatan World Health Organization (WHO) tahun 2014, mencuci tangan dengan sabun mampu mengurangi 40 persen risiko diare dan 20 persen risiko infeksi saluran pernafasan akut. Sayangnya, data UNICEF yang tertuang dalam Prelimenary DRAFT Baseline Household Knowledge, Attitudes and Practices (KAP) of Sanitation and Hand Washing Practices Survey Results 2014 mengungkapkan bahwa 75,5 persen masyarakat Indonesia tidak mencuci tangan karena menganggap tangan mereka bersih. Wah cukup banyak ya Bun, yang belum memiliki kesadaran pentingnya mencuci tangan dengan sabun.

Padahal kalau Mommy tahu, mencuci tangan (dengan benar) merupakan langkah mencegah penyebaran penyakit infeksi yang paling mudah, praktis, dan penting. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa mencuci tangan dengan baik membuat anak jadi jarang sakit, misalnya penyakit flu, salesma, gangguan usus, atau diare.

Kapan saat yang tepat mencuci tangan? Bunda bisa membiasakan anak untuk cuci tangan disaat:

  1. Sebelum dan sesudah makan
  2. Setelah buang air
  3. Selesai bermain (terutama bila bermain di luar rumah, bermain dengan menggunakan media pasir, air, atau mainan yang digunakan secara bergantian)
  4. Sehabis memegang binatang peliharaan atau binatang lain

Mencuci tangan sebaiknya tak hanya dengan air bersih. Gunakan sabun saat mencuci tangan agar lebih efektif membunuh kuman dan bakteri yang menempel, sekaligus membersihkan kotoran yang tak larut hanya dengan air (minyak, misalnya). Berikut 5 langkah mencuci tangan yang benar, menurut arahan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Cukup 20 detik saja Mom, dimulai dari aksi kecil untuk hidup lebih sehat!

Leave a Reply