Bayi Tenang dan Nyaman saat Menemani Sholat

Sumber gambar: Dokumentasi pribadi

Kali ini saya dan keluarga masih akan berbagi cerita mengenai kegiatan yang kami lakukan untuk membiasakan anak kenal dengan sang Pencipta, sekaligus merangsang kecerdasan spiritualnya. Bila di tulisan sebelumnya kami mengajak anak kami yang masih bayi (Yusuf) untuk senantiasa mengingat Allah dengan berdoa di segala aktifitas, kami juga telah mulai mengenalkannya mengenai kewajiban untuk melakukan ibadah sholat.

Bila memiliki anak yang masih bayi, terkadang beberapa orangtua (tidak semua tentunya) menunggu buah hatinya hingga terlelap dahulu baru ditinggal untuk melaksanakan sholat. Memang tidak ada salahnya dengan hal ini, karena bisa jadi ayah/bunda merasa lebih tenang dan khusyuk beribadah. Atau malah gelisah dan was-was sehingga sholat menjadi terburu-buru karena khawatir si kecil keburu bangun? Wah ini juga sempat saya alami, loh. Inginnya bisa leluasa sholat setelah menunggu anak tertidur, eh di tengah-tengah sholat malah nangis karena terbangun dan mencari keberadaan kita, huhu.

Agar hal tersebut tidak berulang-ulang terjadi, kami mulai membiasakan untuk mengajak Yusuf ikut menemani kami di waktu sholat. Sebelum mengajaknya, selalu saya jelaskan terlebih dahulu padanya, “Mama akan solat dulu ya, menghadap Allah sang Pencipta kita. Yuk, adek ikut juga ya. Pinter kok ya adek tenang nemenin solat.” Begitu biasa saya sounding dulu padanya. Seusai solat, tak lupa juga saya puji dia karena telah mau menunggu dan menemani dengan tenang. “Alhamdulillahi robbilaalamiin.. Terimakasih ya, Dek. Yusuf pinter banget sudah mau nemenin Mama solat. Nanti kalau besar Adek yang jadi imam juga ya, Nak.”

Mengajak anak terlibat dengan kegiatan ibadah wajib sedari bayi kami rasa sangat penting dan lebih efektif. Saat kita menyandingkan bayi kita ketika sholat, secara langsung kita telah mengajarkan rutinitas sholat pada anak, ada waktu-waktu khusus dan selalu terulang di setiap harinya. Ia akan terbiasa mengenal kewajiban sebagai muslim sedari dini. Dengan mengajak bayi ikut serta, Insyaa Allah kita maupun sang anak juga akan lebih tenang karena tetap bisa bersama. Mungkin sebagian bayi yang belum terbiasa akan sedikit rewel karena merasa tidak dihiraukan, tapi percayalah bila sudah terbiasa maka ia akan tenang menunggu kita hingga usai sholat dan kami percaya kelak ia akan antusias mengikuti gerakan-gerakan serta bacaan sholat.

Ada beberapa tips agar bayi bisa tenang dan nyaman diajak sholat berdasarkan pengalaman yang saya alami, yaitu:
1. Pastikan bayi tidak dalam keadaan lapar, susui/beri makan terlebih dahulu.
2. Pastikan pakaian bayi bersih dan suci, serta aman (tidak akan mengotori dengan pipis/pup di area ibadah) bila hendak kita sandingkan saat mau sholat.
3. Beri pegangan mainan untuk mengatasi rasa bosannya selama menunggu kita.
4. Ajak bayi ngobrol terlebih dahulu, beri penjelasan bila kita akan sholat dan mintalah ia untuk menemani dengan tenang.
5. Terakhir namun tak kalah penting dan merupakan yang utama, minta bantuan Allah (berdoa) agar si kecil dapat tenang selama kita tinggal menghadap-Nya.

Leave a Reply