Apa itu Passion dan Bagaimana Menyalurkannya?

download

Satu kata yang banyak banget maknanya. Banyak arti dan posisi dari masing-masing orang yang memiliki dan merasakannya. “Passion” dalam Bahasa Indonesia memiliki arti “gairah”, gairah untuk melakukan sesuatu, atau bisa juga diartikan sebagai kemauan dan dorongan kuat untuk bisa meraih sebuah pencapaian. Passion banyak dikaitkan dengan rasa suka dan cinta, perasaan yang bakal mendorong kita untuk melakukan sesuatu dengan suka rela tanpa terpaksa. Namanya juga didasari perasaan cinta, maunya deket-deket terus khan?? Hehe. Sama juga seperti kegiatan yang akan / sedang kita lakukan, bila didasari dengan minat yang kuat (passion), kita bakal ngelakuin dengan perasaan senang walau di tengah jalan kita nemui rintangan. Dengan adanya passion, rintangan yang melanda bakal kita anggap sebagai sebuah pembelajaran untuk bisa lebih dan lebih baik lagi.

Passion needs action. Sebuah minat yang besar pastinya juga membutuhkan langkah tepat untuk meraih sebuah pencapaian dan pengakuan dari orang-orang yang ada di sekitar kita. “Passion” hanya akan menjadi “sebuah pengartian” minat, suka, dan gairah, hanya akan berhenti pada sebuah ketertarikan untuk melakukannya, jika kita tidak benar-benar mau terjun dan menyalurkannya. Passion membutuhkan sebuah penyaluran, langkah pendukung yang akan mengantarkan kita pada sebuah keberhasilan. Misalnya saja Dinda seorang penyanyi handal dan profesional, yang memiliki ketertarikan besar dan kecintaan dalam bidang tarik suara, dia berlatih terus untuk meningkatkan kulaitas bernyanyinya. Awalnya Dinda berlatih secara teratur dan ia semakin mahir dalam bernyanyi, tapi apakah orang lain akan percaya bahwa Dinda mahir dalam bernyanyi, sedangkan ia tak pernah menunjukkan keahliannya tersebut? Dengan ia hanya bernyanyi saat mandi atau saat sendiri apakah dia akan bisa menjadi penyanyi Internasional seperti apa yang tselama ini ia impikan? Tidak. Disadari atau tidak, kita membutuhkan penilaian dan pengakuan dari orang lain untuk mengukur kemampuan kita. Penilaian tersebut dapat kita jadikan sebagai pembelajaran dan evaluasi diri, sedangkan pengakuan dibutuhkan untuk mencapai keinginan dan gairah (passion) dalam bidang kita masing-masing. Dengan berani untuk menyalurkannya dan membiarkan oranglain melihat dan menilainya, semakin memperkuat tekad kita untuk mencapai apa yang kita inginkan tersebut.

Beruntunglah jika kita sudah menemukan apa yang menjadi passion kita, terutama dalam bidang karier. Dengan mengetahui apa yang menjadi minat dan kecintaan kita sejak awal, kita akan semakin bisa fokus untuk meraih pencapaian sesuai dengan passion tersebut. Apa yang kita lakukan dan kita ikuti hendaknya juga berkaitan serta mendukung dalam pencapaian tersebut, sehingga kita tidak akan membuang banyak waktu untuk hal yang sebenarnya tidak mendukung dari apa yang ingin kita capai nantinya.

Lalu untuk yang sampai saat ini masih bingung untuk mengetahui passion / minat kamu, serta bagaimana memaksimalkannya, ada beberapa tips yang bisa aku bagikan, diantaranya:

  1. Coba deh ingat-ingat lagi dari dulu sampai kamu saat ini, bidang apa yang selalu mengundang minat kamu dan membuatmu selalu nyaman bergelut di dalamnya. Tulis agar kamu bisa memperoleh gambaran yang jelas.
  2. Seperti anak muda berjiwa bebas pada umumnya, pasti kita sangat ingin bisa melakukan ini itu sebanyak dan sesanggup mungkin kita bisa lakukan. Kita akan mencoba banyak hal baru dan berbagai bidang untuk sekedar merasakannya. Tapi ingat, fokus akan memberikan kita prestasi pada bidang yang kita tekuni. Multi-talented itu bagus memang, tapi menguasai secara ahli satu bidang secara fokus akan sangat berguna, dan disitulah orang akan mengenal kita nantinya. Misalnya saja Penari balet profesional, dia dikenal karena ahli menari balet, dokter dikenal sebagai dokter karena ia ahli menagani pasien, penyair dikenal sebagai penyiar karena dia ahli menghibur pendengarnya, dsb. Itu karena keahlian yang telah diakui. Nah karena itu, mulailah memilah kegiatan yang mendukung dan sesuai pada pencapaian passion
  3. Jangan ragu untuk mengikuti seminar, workshop, pelatihan, atau bahkan kursus untuk meningkatkan kemampuan kamu dalam mengasah keahlian kamu nantinya. Intinya jangan pernah berhenti dan lelah untuk senantiasa belajar! 😉

(*Laily Indah Sejati)

Leave a Reply