3 Cara Cepat Menyelesaikan Pekerjaan Rumah Tangga

Kalau dihitung dan dipikir-pikir, kerjaan rumah emang nggak pernah ada matinya ya, Mom! Mulai dari bangun hingga tidur lagi, ada aja kerjaan rumah yang minta diselesaikan. Eh atau jangan-jangan Mommy malah merasa kalau seharian nggak bakal cukup untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan rumah yang ada? Merasa tenaga sudah ekstra dikeluarin, merasa lelah, tapi malah hasilnya kurang maksimal? Wah kalau gitu Mommy patut menyimak cara cepat menyelesaikan pekerjaan rumah tangga. Apa saja itu?

1. Buat daftar pekerjaan yang akan diselesaikan hari ini

Dengan membuat daftar pekerjaan yang akan kita lakukan dalam sehari, dapat membuat kita lebih fokus dalam melakukan penyelesaian. Kita juga akan tahu pekerjaan rumah apa saja yang perlu segera diselesaikan, mana yang membutuhkan prioritas utama, dan pekerjaan mana yang dapat kita geser waktunya di akhir hari. Di awal kita dapat merumuskan kandang waktu tiap pekerjaan agar hasil dapat maksimal. Misalnya saja saat pagi hari, kita bisa lebih memprioritaskan memasak untuk sarapan dan bekal keluarga, dibanding menata lemari, kemudian pekerjaan lain dapat berlanjut sesuai daftar yang kita buat.

2. Mulai dari yang disukai

Melakukan pekerjaan rumah bisa jadi tertunda dikarenakan kita sudah merasa terbebani dengan banyaknya hal yang harus dilakukan di depan mata. Padahal pada kenyataannya, setumpuk pekerjaan rumah tidak akan selesai dengan hanya kita terus memikirkannya, apalagi jika terus menunda-nunda. Selain melihat dari prioritas, memulai pekerjaan dari yang dirasa paling mudah dan paling disuka merupakan sebuah permulaan yang baik. Jika memang sedang tidak mood, mulai saja dulu dengan pekerjaan rumah paling disuka. Misalnya saja suka keterampian melipat atau melakukan penataan, bisa mulai dari lemari pakaian sambil mengumpulkan mood beberes rumah. Kalau aku yang suka dengan kegiatan yang melibatkan air, maka akan mulai memutar pakaian di mesin pencuci sambil mencuci perkakas makan.

3. Kerjakan sekaligus hanya pekerjaan yang memang aman dan bisa dikerjakan bersama-sama

Fokus itu penting, tapi multitasking tak selamanya negatif loh, Mom! Saat mengerjakan deretan pekerjaan rumah, kita butuh kemampuan multitasking untuk beberapa pekerjaan yang memang bisa “disambi” alias ditinggal ngerjain yang lain. Kenapa perlu? Agar deretan pekerjaan rumah bisa efektif dikerjakan dan terselesaikan dengan segera. Misalnya saat memutar pakaian pada mesin cuci, kita bisa tinggal sambil memasak atau menyapu lantai.

Leave a Reply